Tuesday, 5 June 2012

Laporan Praktikum Biologi Uji Bahan Makanan


Laporan Praktikum Biologi
Uji Bahan Makanan

A. Tujuan
Mengidentifikasi kandungan karbohidrat, protein, glukosa dan lemak yang terkandung pada makanan

B. Landasan Teori
    1. Karbohidrat (amilum)
        Merupakan suatu molekul yang tersusun dari unsur C, H, dan O. Karbohidrat di kelompokkan menjadi 3, yaitu : Monosakarida, disakarida dan polisakarida. Karbohidrat terdapat dalam bahan –bahan makanan seperti nasi, roti, tepung, dll.
Adapun fungsi dari karbohidrat, yaitu :
a. Sumber energi
b. Menjaga keseimbangan asam dan basa
c. Mensintesis protein dan lemak
d. Membantu berlangsungnya proses buang air besar
e. Sebagai komponen penyusun gen dalam inti sel
f. Membantu proses penyerapan kalsium
          Di dalam tubuh, karbohidrat akan mengalami proses pencernaan, karbohidrat mengalami proses hidrolisis hanya di dalam mulut dan usus. Hasil akhir pencernaan karbohidrat berupa glukosa, fruktosa, galaktosa, manosa, dan monosakarida lainnya.
Senyawa-senyawa tersebut kemudian diserap oleh dinding usus halus dan di bawa ke hati oleh darah, di hati fruktosa dan galaktosa di ubah menjadi glukosa, glukosa akan mengalami dua proses dalam hati, pertama: glukosa akan beredar bersama aliran darah untuk memenuhi kebutuhan energi sel-sel tubuh, kedua: Jika terdapat kelebihan glukosa, maka glukosa tersebut akan di ubah menjadi glikogen dengan bantuan hormon insulin. Hal ini untuk menjaga keseimbangan gula darah, kemudian glikogen di simpan di dalam hati, jika sewaktu-waktu dibutuhkan glikogen akan diubah menjadi glukosa dengan bantuan hormon adrenalin.
    2. Lemak ( lipid )
        Lemak merupakan senyawa organik yang tidak larut dalam air, tetapi larut dalam zat pelarut organik, seperti kloroform, eter dan minyak tanah. Molekul-molekul lemak tersusun atas unsur-unsur karbon (C), Hidrogen (H) dan oksigen(O), tetapi kadang juga terdapat fosfor (P) dan Nitrogen (N).

Fungsi lemak yaitu :
a. Pedmbawa zat makanan yang esensial, termasuk asam-asam lemak, dan lemak pelarut   
    vitamin A, D, E dan K.
b. Sumber energi tetap yang menyediakan ± 9,3 kilo kalori per gramnya
c. Pelindung alat-alat tubuh dan melindungi tubuh dari kedinginan atau luka
d. Penyedap makanan
e. Penahan rasa lapar
Macam-macam asam lemak :
a. Asam lemak jenuh : dapat disintesis sendiri, contoh pada lemak hewani (asam stearat 
   dan asam palmitat).
b. Asam lemak tak jenuh : tidak dapat disintesis sendiri, contoh pada lemak nabati.

    3. Protein
        Protein merupakan senyawa organik yang tersusun oleh unsur C, H, N, O, kadang unsur S dan P. Komponen dasar dari senyawa protein adalah asam amino. Berdasarkan sumbernya protein dibedakan menjadi 2, yaitu protein nabati dan protein hewani, protein nabati dapat diperoleh dari kacang-kacangan dan sayur-sayuran, sedangkan protein hewani dapat di peroleh dari daging, ikan, susu, dan telur. Di dalam tubuh protein memiliki beberapa fungsi, yaitu :
a. Mendorong pertumbuhan, perbaikan, dan pemeliharaan struktur tubuh mulai dari sel,
    jaringan, hingga organ.  
b. Menyeimbangkan cairan dalam tubuh
c. Memacu berbagai reaksi kimia dan biologis.
          Kekurangan protein dalam tubuh dapat mengakibatkan penyakit kwashioror dan marasmus.
Pencernaan protein dimulai dari lambung oleh enzim pepsin. Protein tidak dapat di simpan di dalam tubuh, apabila dalam tubuh terjadi kelebihan protein maka protein tersebut di rombak di hati menjadi senyawa yang mengandunh unsur N dan senyawa yang tidak mengandung unsur N.

C. Alat dan Bahan
     Alat :
1.
Tabung reaksi
2.
Gelas beker
3.
Pipet
4.
Penjepit tabung reaksi
5.
Lampu bunsen

Bahan :
1.
Telur
2.
Mentega
3.
Tepung
4.
Larutan gula
5.
Larutan Fehling A & B
6.
Larutan Biuret A & B
7.
Larutan iyodin (lugol)
8.
Kertas koran
9.
Air aquades

D. Cara Kerja
1.        Masukkan masing-masing bahan makanan seperti telur, tepung (yang sudah dicampur air), mentega (yang sudah dipanaskan), larutan gula
2.        Lakukan uji kandungan amilum :
-         Masukkan 4 tetes larutan iyodinke masing-masing tabung reaksi yang sudah di    
beri bahan makanan.
-         Kocok hingga warnanya merata, amati perubahan warna yang terjadi, jika
                        warnanya berubah menjadi biru kehitaman berarti mengandung amilum.
            3.   Lakukan uji kandungan glukosa :
                  -     Masukkan 4 tetes fehling A ke masing-masing tabung reaksi, kocok masing-
                      masing sampel hingga merata.
-         Setelah tercampur merata teteskan larutan fehling B 4 tetes sampai merata juga, jika sudah merata, bakar menggunaka lampu bunsen hingga mendidih dan berubah warna.
-         Amati perubahan warnanya, apabila wrna merah bata berarti mengandung glukosa.
4. Lakukan uji kandungan protein :
     -    Masukkan 4 tetes biuret A dan kocok hingga merat pada masing-masing sempel.
     -      Setelah tercampur merata tambahkan biuret B 4 tetes
     -      Amati perubahan warna pada masing-masing sempei,jika warna ungu berarti  
            mengandung protein.
5. Lakukan uji kandungan lemak
     -      Siapkan kertas koran dan gambarlah 4 lingkaran pada kertas koran tersebut dan 
          beri nama masing-masing bahan makanan yang telah di siapkan.
-         Oleskan bahan makanan pada kertas koran sesuai dengan namanya, keringkan dan  amati perubahannya. Jika kertas koran tersebut menjadi transparan maka bahan makanan tersebut mengandung lemak.

E. Hasil Pengamatan

No
Bahan makanan
Warna sebelum perlakuan
+ Iyodin
+Fehling A & B
+Biuret A & B
Kertas koran
1.
Telur
Putih kekuningan
Kuning
Coklat
Ungu
Tidak transparan
2.
Tepung
Putih
Biru kehitaman
Kuning
Ungu
Tidak transparan
3.
Mentega
Kuning
Merah bata
Hijau
Hijau kekuningan
transparan
4.
Larutan gula
Putih kekuningan
Coklat
Merah bata
Hijau
Tidak transparan




F. Analisis Data

                 Pada percobaan uji makanan telur yang di beri masing-masing 4 tetes biuret A & B mengalami perubahan warna dari putih kekuningan menjadi ungu, hal ini menunjukkan bahwa telur mengandung protein.
             Selain itu larutan tepung yang di beri 4 tetes larutan iyodin juga mengalami perubahan warna yaitu dari putih menjadi biru kehitaman, hal ini menunjukkan bahwa tepung mengandung amilum, dan pada saat ditetesi 4 tetes biuret A & B warnanya juga berubah dari putih menjadi ungu, hal ini menunjukkan bahwa tepung mengandung protein.
             Pada uji lemak, kertas koran yang menjadi transparan adalah kertas koran yang di olesi mentega, hal ini menunjukkan bahwa mentega mengandung lemak.
             Pada uji glukosa hanya larutan gula pasir yang berubah warna dari putih kekuningan menjadi merah bata setelah di tetesi 4 tetes fehling A & B dan dibakar. Hal I ni menunjukkan bahwa larutan gula pasir mengandung glukosa.

G. Kesimpulan
                 1. Telur mengandung protein, hal ini di tunjukkan dengan perubahan warna  
                   menjadi ungu setelah di tetesi Biuret A & B.
             2. Mentega mengandung lemak, hal ini ditunjukkan dengan adanya perubahan
                  pada kertas koran yang terlihat transparan setelah di keringkan.
                 3. Tepung mengandung amilum, hal ini ditunjukkan dengan perubahan warna
                  menjadi biru kehitaman setelah di tetesi larutan iyodin/lugol. Pada tepung juga
                 mengandung protein, hal ini ditunjukkan dengan perubahan warna menjadi
                 ungu setelah di tetesi biuret A & B.
             4. Larutan gula pasir mengandung glukosa, hal ini ditunjukkan dengan perubahan
                  warna yang menjadi merah bata setelah di tetesi fehling A & B dan dibakar. 


Daftar Pustaka

          Omegawati, Wigati Hadi. Dan Kusumawati, Rohana. 2011. BIOLOGI Untuk   
          SMA/MA. Klaten: Intan Pariwara.

No comments:

Share It